Publikasi Resmi









Departemen Ilmu dan Teknologi Pangan - Fakultas Teknologi Pertanian - Institut Pertanian Bogor
Archive
Click For Detil

Dewan pembina :
Feri Kusnandar, Dr
(Ketua Departemen Ilmu dan
Teknologi Pangan)
Adhi Siswaja Lukman, Ir
(Ketua GAPMMI)

Dewan Redaksi :
Ketua :
Nuri Andarwulan, Prof. Dr
Anggota :
Hanifah Nuryani Lioe, Dr
Lilis Nuraida, Prof. Dr
Maggy T. Suhartono, Prof. Dr
Purwiyatno Hariyadi, Prof. Dr
Yunawati Gandasasmita, Ir. MAppSc

Redaksi Pelaksana :
Dede R. Adawiyah, Dr
Didah Nur Faridah, Dr
Nurheni Sri Palupi, Dr
Nur Wulandari, Dr
Puspo Edi Giriwono, Dr
Siti Nurjanah, Dr
Share this page:
Akar Masalah Keamanan Pangan Jajanan Anak Sekolah: Studi Kasus pada Bakso, Makanan Ringan, dan Mi (Roots of Problem of Food Consumed by School Children’ Safety: Case Study on Meatball, Snack, and Noodle)

Volume 2(1) : 18-25, April 2014
Penulis : Dahrul Syah1, Mazaya Ghaisani1, Suratmono2, Roy A Sparringa2, Nurheni Sri Palupi1
Institusi :

1Departemen Ilmu dan Teknologi Pangan, Fakultas Teknologi Pertanian, Institut Pertanian Bogor 
2Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia


Kategori : Hasil Penelitian
Kelompok : Teknologi proses
Bahasa : Indonesia

Abstract

High consumption of food consumed by school children (PJAS) that are not followed by the application of Good Manufacturing Practices (GMP) potentially lead to many food safety problems. BPOM RI tested a number of PJAS that sold at 3950 elementary schools in Indonesia on 2011-2013 to determine its condition. The result of monitoring only show percentages of complied PJAS (MS/ Memenuhi Syarat) and not complied PJAS (TMS/Tidak Memenuhi Syarat). Further analysis is required to determine the roots of PJAS safety problems and optimal strategy for sustainable improvement of its safety and quality. Data was analyzed with analysis of variance and Pareto diagram. Analysis of variance was used to determine variability between PJAS with provinces as sampling location. It also determined variability between PJAS with food safety parameters. Pareto diagram was used to identify the main problems of food safety parameters on each PJAS. This study focused on meatballs, snacks and noodle products, whereas the other of food product was done separately. According to the result of Pareto analysis, the main problems of PJAS are microbiological contaminant and chemical contaminant. Microbiological contaminant caused by poor sanitation and hygiene on production and preparation process, while chemical contaminant due to misused of hazardous chemicals in food. 



Aplikasi praktis

Hasil penelitian ini dapat menjadi gambaran keadaan PJAS, khususnya bakso, mi, dan makanan ringan, yang biasa dijual di lingkungan Sekolah Dasar. Langkah-langkah perbaikan mutu dan keamanan PJAS dapat menjadi bahan rujukan bagi pemangku kepentingan (produsen dan penjaja PJAS, sekolah, dan konsumen) untuk menerapkan sanitasi higiene sehingga dapat meningkatkan mutu dan keamanan PJAS


Pendahuluan

Pangan jajanan merupakan makanan siap saji dan minuman yang dipersiapkan dan/atau dijual oleh pedagang kaki lima di jalanan atau tempat-tempat lain sejenisnya (FAO 2009). Pangan jajanan anak sekolah (PJAS) umumnya dikenal sebagai pangan siap saji yang ditemui di lingkungan sekolah dan secara rutin dikonsumsi oleh sebagian besar anak sekolah (Kementerian Kesehatan RI 2011).


Harga Rp.0
Login

Copyright by jurnalmutupangan.com